Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Minggu, 09 September 2012


Seusai pertemuan sejumlah pelatih top Eropa di markas UEFA, manajer Arsenal Arsene Wenger mengungkapkan kebingungan pemain soal pelaksanaan fair play ketika ada pemain cedera.

"Anda punya konflik antara peraturan baru, di mana wasit yang mengatur, dan sikap fair play lama, yang dianggap sebagai budaya dan membuat Anda menendang bola keluar ketika ada pemain yang cedera," kata Wenger.

Wenger yakin, "Saya percaya itu benar jika tanggung jawab berada di wasit karena Anda tak pernah tahu kesungguhan cedera saat pemain tergeletak."

Direktur teknis UEFA Andy Roxburgh menegaskan pihaknya telah mengumumkan ke seluruh tim peserta Euro 2012, untuk menunggu keputusan wasit sebelum menendang bola keluar.

Tapi, Wenger merasa, "Kami belum benar-benar jelas tentang bagaimana harus bersikap. Saya mengatakan kepada para pemain untuk menunggu wasit, tetapi kadang mereka menendang bola keluar. Mereka takut menjadi tak populer atau dikritik media jika tidak melakukannya."
Mantan pemain Arsenal Nigel Winterburn meminta manajemen mantan klubnya tersebut mengubah kebijakan terkait dengan kontrak pemain.

Winterburn mengaku sangat khawatir dengan sikap manajemen Arsenal yang kerap membiarkan para pemainnya berada dalam situasi tidak menentu dengan menyisakan durasi satu tahun di kontraknya.

Terakhir, Bacary Sagna mengaku kontraknya akan berakhir satu musim lagi, namun ia masih belum mendapatkan kabar apapun dari klubnya, meski ia ingin bertahan di Emirates.

"Saya akan berpikir bahwa harus ada pengecekan internal di klub untuk mengetahui mengapa beberapa pemain masuk ke dalam durasi satu tahun terakhir kontrak mereka," ujarnya kepada talkSPORT.

"Seharusnya Anda mulai mengejar mereka ketika mereka masih memiliki satu setengah tahun dalam kontraknya."

"Ketika Anda berada di tahun terakhir, dalam pikiran pemain mereka mulai mempertanyakan apakah klub masih menginginkan jasa mereka."

"Dari pandangan Arsenal, hal tersebut harus segera diatasi."


sumber: goal.com

Sabtu, 08 September 2012

London - Abou Diaby tak merasa tugasnya di Arsenal sekarang adalah menggantikan peran Alex Song. Gelandang internasional Prancis ini menilai dirinya lebih mirip Yaya Toure.

Setelah lama absen dari lapangan hijau akibat cedera, Diaby eksis lagi di awal musim ini. Dia selalu diturunkan di tiga laga yang sudah dijalani The Gunners di Premier League.

Diaby tampil sebagai man of match saat Arsenal menaklukkan Liverpool di Anfield, Minggu (2/9/2012) lalu. Bersama Mikel Arteta, eks pemain Auxerre ini bermain bagus dan membuat timnya mendominasi lini tengah.

Performa apik Diaby membuatnya dibanding-bandingkan dengan Song, yang beberapa waktu lalu dijual ke Barcelona. Diaby tak sepakat dengan perbandingan ini karena menilai perannya di lapangan lebih mirip dengan apa yang ditunjukkan oleh Toure di Manchester City.

"Di tim kami, Yaya Toure dan saya punya peran yang sangat mirip," aku Diaby seperti dikutip Sky Sports.

"Saya bukan seperti Alex Song. Kami punya banyak pemain yang bisa menggantikannya seperti Francis Coquelin atau Mikel Arteta, yang suka bermain ke dalam. Saya ingin lebih menyerang. Itulah saya," jelasnya.

"Saya juga punya tugas untuk bertahan, jadi saya perlu memiliki kemampuan bertahan yang baik. Sesegera mungkin setelah kami mendapatkan bola, saya maju menyerang," tegas pemain 26 tahun ini.
 
London - Kemenangan atas Liverpool memberi rasa percaya diri kepada Arsenal. Kini mereka siap menghadapi tantangan lain yang akan datang di Premier League.

Setelah meraih dua hasil imbang di dua laga perdana di Premier League, The Gunners akhirnya membukukan kemenangan pertamanya saat menang 2-0 atas Liverpool akhir pekan lalu.

Kemenangan itu disebut Per Mertesacker telah memberi rasa percaya diri bagi Arsenal. Karena itu, dia menyatakan bahwa timnya kini siap menghadapi tantangan yang akan datang di bulan September.

Di bulan September, Arsenal akan menjalani laga-laga yang tak bisa dibilang enteng. Selain menghadapi Southampton, pasukan Arsene Wenger ini juga akan melakoni big match melawan Manchester City dan Chelsea.

"Kami percaya pada diri kami sendiri, itu yang paling penting dan kami bermain fantastis (melawan Liverpool). Kami harus percaya, karena skuat kami sudah mengalami banyak perubahan dan beberapa pemain penting hengkang," ujar Mertesacker di situs resmi klub.

"Sekarang kami harus fokus pada kekuatan kami dan itu penting untuk beberapa pekan ke depan, untuk tetap dekat dengan papan atas liga," lanjut.

"Banyak tantangan akan datang setelah jeda internasional tapi kami tak sabar untuk menghadapinya karena kami penuh rasa percaya diri. Kami menunjukkannya saat melawan Liverpool," tutupnya.

London - Tak sekali dua kali Arsene Wenger mendapat teriakan olok-olok dari suporter lawan sepanjang 16 tahun melatih Arsenal. Apakah ia gentar dengan itu semua? The Professor menjawab tegas, tidak.

Markas Tottenham Hotspur, White Hart Lane, dan kandang Stoke City, Britannia Stadium, disebut Wenger sebagai tempat-tempat di mana ia pernah mendapat olok-olok. Presiden Arsenal, Peter Hill-Wood, bahkan menyebut para suporter yang terus menyerang Wenger dengan sebutan 'menjijikkan'.

Tetapi Wenger tak peduli dengan hal tersebut. Meski tak menyukainya, pelatih 62 tahun tersebut merasa lebih baik fokus pada pertandingan daripada meladeni ulah para suporter seperti itu.

"Saya pribadi tak menyukai olok-olok suporter lawan, tetapi saya tak pernah takut. Ketika anda menjadi manajer. anda harus fokus pada pertandingan, bukan omongan suporter kepada anda," tukasnya di Soccernet.

Perjalanan waktu disebut Wenger telah mengajarkannya untuk tidak mempedulikan apa yang terjadi di tribun penonton dan fokus dengan apa yang ada di atas lapangan.

"Percayalah, jika saya menanggapi komentar-komentar suporter lawan dalam 15 tahun lebih masa kepelatihan saya, sejak dulu saya sudah keluar dari sepakbola Inggris."

"Seiring berjalannya waktu, anda akan kebal dengan sendirinya dengan komentar-komentar tersebut. Setiap orang bisa saja berperilaku tidak sopan terhadap orang lain, tetapi anda tak boleh terpengaruh," tuntasnya.
London - Vito Mannone mengungkapkan ambisi pribadinya bersama Arsenal. Dia bertekad untuk menggeser posisi Wojciech Szczesny dan menjadi penjaga gawang nomor satu The Gunners.

Mannone sudah dimainkan Arsene Wenger di dua laga terakhir yang dijalani oleh Arsenal dan mencatatkan clean sheet. Dia diturunkan untuk menggantikan Szczesny yang sedang cedera.

Ketika Szczesny pulih -- dia diperkirakan bisa bermain lagi saat menghadapi Southampton (15/9) -- bukan tidak mungkin Mannone akan kembali tergeser ke bangku cadangan. Tapi Mannone berharap tetap bisa mempertahankan posisinya saat ini.

"Aku hanya menyingsingkan lengan bajuku dan mencoba untuk bekerja karena aku tahu aku bisa bermain baik," sahut penjaga gawang 24 tahun itu di situs resmi Arsenal.

"Ketika Anda menjadi nomor satu, Anda merasa penting dan seperti orang yang paling bahagia di dunia, perasaan semacam itu memberiku kesempatan untuk masuk ke lapangan dengan percaya diri," imbuh Mannone.

Menurut Mannone, persaingan antarpenjaga gawang akan punya dampak bagus bagi tim. Hal itu akan menjaga kondisi mereka agar selalu siap untuk diturunkan.

"Ini adalah persaingan yang bagus antara penjaga gawang karena kami tahu levelnya cukup tinggi dan Anda harus terus bekerja dan mengembangkan diri untuk mendapat tempat utama," lanjut penjaga gawang berkebangsaan Italia itu.

"Hal terpenting bagi penjaga gawang adalah bermain. Hanya satu yang bermain dan sulit bagi yang tidak bermain karena kehilangan ketajaman, waktu bermain, pengalaman bermain. Jadi ketika kembali masuk ke lapangan, sulit untuk langsung berada di kondisi terbaik," tutupnya.
Nyon - Kerja Steve Bould sebagai asisten manajer baru Arsenal kembali mendapat sanjungan. Setelah Thomas Vermaelen, kini giliran Arsene Wenger yang mengapresiasi eks anak asuhnya itu.


Arsenal memang baru mencetak dua gol dari tiga laga awal musim ini -- keduanya dicetak saat menang 2-0 atas Liverpool akhir pekan lalu--. Namun The Gunners jadi satu-satunya tim yang belum kebobolan sejauh ini.

Jumlah serangan lawan pun sejauh ini minim ke gawang Arsenal yang dijaga Vito Mannone dan lini belakang yang dikawal Vermaelen dkk terlihat solid. Hal ini kemudian yang membuat kerja Bould sebagai suksesor Pat Rice dipuji oleh Vermaelen.

Boleh jadi pengalaman Bould sebagai salah satu bek top Arsenal semasa ia bermain membuatnya mampu memoles lini pertahanan klub London Utara yang tak begitu baik musim lalu.

Kini giliran Wenger yang memberikan sanjungannya kepada Bould. Manajer asal Prancis itu menilai Bould sudah mampu meneruskan kerja Rice dengan baik dan berharap bisa diteruskan hingga akhir musim untuk memberikan prestasi terbaik bagi Arsenal.

"Kami memainkan dua tim yang tidak begitu menyerang, tapi dia (Bould) sudah melakukan pekerjaan yang sangat bagus," tukas Wenger seperti dilansir ESPN Star.

"Dia meneruskan cara latihan kami. Dia suda mnegambil alih kerja Pat Rice di lini pertahanan di mana dia sudah bekerja dengan sangat baik. Apakah kami akan menuntaskan musim dengan rekor pertahanan terbaik di liga? Saya harap seperti itu."

Meski punya pertahanan terbaik sejauh ini namun Wenger tak menginginkan timnya untuk bermain defensif. Ciri khas arsenal yang selalu tampil menyerang akan selalu dipertahankannya.

"Tidak, tidak, kami ingin mencetak lebih banyak gol, tapi Steve Bould sudah bekerja dengan sangat baik dan saya yain kami akan punya pertahanan terbaik di akhir musim ini," tandasnya.

sumber: detik

Selasa, 04 September 2012



LONDON - Arsenal akhirnya sukses memetik kemenangan perdananya di Premier League. Hasil ini sontak menumbuhkan optimisme dalam diri para punggawanya.

Arsenal tampil kurang greget pada dua laga awal Premier League, di mana mereka hanya mampu meraih hasil imbang dan tanpa mampu mencetak gol. Kondisi ini sontak membuat banyak kalangan meragukan kapabilitas skuad Meriam London untuk bersaing memperebutkan trofi musim ini.

Namun, Arsenal akhirnya mampu menjawab kritikan dengan penampilan brilian di pekan ketiga, akhir pekan kemarin. Para pemain anyar yang diboyong untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Robin van Persie sukses memberikan jawaban tepat.

Lukas Podolski dan Santi Cazorla sukses mencetak gol perdananya sekaligus memberikan kemenangan perdana The Gunners.  Hebatnya lagi, kemenangan pertama ini didapat dari salah satu tim kuat Liverpool di Stadion Anfield. The Gunners menang 2-0.

“Sangat sulit memetik kemenangan di Premier League. Liga ini tidak seperti di Spanyol di mana hanya Real Madrid dan Barcelona yang bertarung untuk memperebutkan gelar juara La Liga,” tutur Podolski yang diboyong dari FC Koln dikutip ESPN, Selasa (4/9/2012).

“Untuk juara di Premier League, anda harus bersaing dengan lima atau enam klub. Dan kami adalah salah satu tim yang akan dan harus bertarung untuk itu. Kami masih punya 35 laga untuk dimainkan dan kami harus terus bermain seperti saat melawan Liverpool,” sambung bomber timnas Jerman sembari menegaskan timnya masih pantas diperhitungkan.

sumber: bola.okezone.com