Tampilkan postingan dengan label Review. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Review. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 06 Oktober 2012


Bola.net - Berikut ini adalah data dan fakta laga matchday 7 Premier League antara West Ham vs Arsenal untuk malam ini, Sabtu (06/10). Satu lagi duel seru sesama tim kota London akan tersaji malam ini. Pertemuan antara The Hammers vs The Gunners. Pasukan Sam Allardyce sudah dua kali melawan sesama tim London sejauh ini, dan 2 kesempatan itu mereka selalu menang. Sementara Arsenal baru sekali, dan mereka kalah oleh Chelsea di pekan kemarin.
  • Hari Minggu kemarin Arsene Wenger merayakan tahun ke-16-nya bersama Arsenal
  • Jika sampai The Gunners menang, maka hal itu akan menjadi kemenangan ke-350 di bawah Wenger
  • Sejauh ini Arsenal menyamai Chelsea, sebagai tim paling minim kebobolan gol away (1 gol)
  • Musim lalu dari 10 laga domestik usai Liga Champions Arsenal kalah dalam 5 kesempatan.
  • Carlton Cole tinggal butuh 2 laga lagi untuk mencapai partai ke-300-nya sebegai pemain.
  • Sejauh ini The Hammers adalah tim paling banyak menerima kartu di EPL (15 kartu)
  • Terakhir kali The Hammers bisa menang atas Arsenal adalah tahun 2007
  • Setelah kemenangan di bulan April 2007 tersebut, West Ham kalah 7 kali dari 9 laga terakhir kedua kbu.
  • Sejauh musim ini berjalan West Ham selalu menang setiap berjumpa sesama tim London (QPR dan Fulham 
Arsenal: M-K-M-S-M
  • 03 Oktober 2012, Arsenal 3 - 1 Olympiakos (UCL)
  • 29 September 2012, Arsenal 1 - 2 Chelsea (EPL)
  • 26 September 2012, Arsenal 6 - 1 Coventry (Piala Liga)
  • 23 September 2012, Manchester City 1 - 1 Arsenal (EPL)
  • 18 September 2012, Montpellier 1 - 2 Arsenal (UCL)
West Ham: M-K-S-S-M
  • 01 Oktober 2012, QPR 1- 2 West Ham (EPL)
  • 26 September 2012, West Ham 1 - 4 Wigan (Piala Liga)
  • 23 September 2012, West Ham 1 - 1 Sunderland (EPL)
  • 15 September 2012, Norwich 0 - 0 West Ham (EPL)
  • 01 September 2012, West Ham 3 - 0 Fulham (EPL)

    Berikut 5 Head to Head terakhir kedua kubu:
    West Ham (0) : Seri (1): Arsenal (4)

  • 15 Januari 2011, West Ham 0 - 3 Arsenal (EPL)
  • 30 Oktober 2010, Arsenal 1 - 0 West Ham (EPL)
  • 20 Maret 2010, Arsenal 2 - 0 West Ham (EPL)
  • 03 Januari 2010, West Ham 1 - 2 Arsenal (Piala FA)
  • 25 Oktober 2009, West Ham 2 - 2 Arsenal (EPL)
Arsenal akan bertandang ke Upton Park Sabtu ini. Kita lihat statistiknya untuk memprediksi hasil pertandingan ntar malam. Disini minudin akan membahas dengan bahasa yang mudah dipahami. Pada pembahasan kali ini kita akan lebih fokus pada pemain belakang Kieran Gibbs.

Gibbs adalah salah satu pemain yang paling konsisten musim ini, dan dia pun dipanggil untuk membela timnas Inggris pada laga kualifikasi Piala Dunia melawan San Marino dan Polandia. Pemain 23 tahun menang lebih dari separo duelnya di Premier League.

Pada awal karirnya Gibbs adalah seorang pemain sayap, dan hal ini jelas terlihat pada aliran-aliran bolanya di sayap kiri. Penampilan terbaiknya yaitu ketika mengalahkan Southampton 6-1 dimana dia menjadi pemain kunci terhadap 2 gol bunuh diri pemain belakang lawan. Pemain 23 tahun terlihat meyakinkan saat overlap dan melebar di sayap kiri. Gambar 1 menunjukkan bagaimana berpengaruhnya dia saat bertahan maupun membantu penyerangan.

Meskipun dia bagus dalam betahan maupun menyerang tapi sisi bertahannya akan diuji di Upton Park sabtu ini, saat melawan West Ham dan dia juga harus menjaga Andy Caroll yang predikatnya adalah seorang pemain tengah karena itu dia juga harus mampu menjadi full back ketika menghadapi Caroll. Gambar 2 menunjukkan dia harus lebih banyak bertahan ke dalam dan sedikit menyerang dan membuat peluang. Gibbs akan ditugaskan untuk menjaga si jangkung Caroll sabtu ini.

Arsenal Analysis

Vermaelen vs Caroll

Caroll kini bangkit kembali dan telah menunjukkan tajinya di West Ham. Dia seakan lahir kembali, tidak seperti saat dia di Liverpool. Statistik menunjukkan Caroll selalu menjadi masalah yang besar buat Arsenal, dan dia berpotensial untuk mengacak-acak pertahanan Arsenal.

Jika Gibs ditarik keluar atau tidak mampu menjaga Caroll, maka Thomas Vermaelen yang akan bertugas menjaganya. Pemain Belgia ini lebih dominan menjaga ruang pertahanan, dan musim lalu dialah yang menjaga Caroll saat Liverpool bertamu ke Emirates. Caroll pada saat itu telah bermain selama 71 menit.

Pertarungan antara  keduanya akan menjadi pertarungan yang besar, dan disuguhkan dalam statistik berikut ini. Kedua pemain telah sama-sama memenangi duel di udara sebanyak 16 kali di musim ini, dengan Caroll mendapatkan rata-rata lebih baik yaitu 64%, dan Vermaelen 61,5%. Tetapi sepanjang penampilannya, kapten Vermaelen jauh lebih bagus dalam memenangi duel, yaitu 62,7% dan Caroll 45,5%.
Arsenal Analysis

Data Fakta Pertandingan

* Arsenal hanya sekali kalah dalam 11 penampilan terakhirnya di Premier League (Menang 6, Draw 4, Kalah 1)
* Arsene Wenger hanya menang 2 kali di EPL ketika bertemu dengan manajer Sam Allardyce (menang 2, draw 3, kalah 4)
* Sebanyak 4 penalti dihadiahkan di 4 laga terakhir Arsenal vs West Ham di EPL
*Arsenal menang 6 kali dan kalah 9 kali di 8 tahun terakhir melawan West Ham di EPL
* West Ham adalah tim yang menang terakhir kali di Highbury di EPL dan yang menang pertama kali di Emirates (keren)
*Gervinho mencetak 3 gol dari 3 shoot on targetnya  di EPL musim ini.
*West Ham mendapatkan 8 kartu kuning di laga terakhirnya (vs QPR), pemegang rekor di EPL

Sabtu, 08 September 2012

London - Abou Diaby tak merasa tugasnya di Arsenal sekarang adalah menggantikan peran Alex Song. Gelandang internasional Prancis ini menilai dirinya lebih mirip Yaya Toure.

Setelah lama absen dari lapangan hijau akibat cedera, Diaby eksis lagi di awal musim ini. Dia selalu diturunkan di tiga laga yang sudah dijalani The Gunners di Premier League.

Diaby tampil sebagai man of match saat Arsenal menaklukkan Liverpool di Anfield, Minggu (2/9/2012) lalu. Bersama Mikel Arteta, eks pemain Auxerre ini bermain bagus dan membuat timnya mendominasi lini tengah.

Performa apik Diaby membuatnya dibanding-bandingkan dengan Song, yang beberapa waktu lalu dijual ke Barcelona. Diaby tak sepakat dengan perbandingan ini karena menilai perannya di lapangan lebih mirip dengan apa yang ditunjukkan oleh Toure di Manchester City.

"Di tim kami, Yaya Toure dan saya punya peran yang sangat mirip," aku Diaby seperti dikutip Sky Sports.

"Saya bukan seperti Alex Song. Kami punya banyak pemain yang bisa menggantikannya seperti Francis Coquelin atau Mikel Arteta, yang suka bermain ke dalam. Saya ingin lebih menyerang. Itulah saya," jelasnya.

"Saya juga punya tugas untuk bertahan, jadi saya perlu memiliki kemampuan bertahan yang baik. Sesegera mungkin setelah kami mendapatkan bola, saya maju menyerang," tegas pemain 26 tahun ini.
 
London - Kemenangan atas Liverpool memberi rasa percaya diri kepada Arsenal. Kini mereka siap menghadapi tantangan lain yang akan datang di Premier League.

Setelah meraih dua hasil imbang di dua laga perdana di Premier League, The Gunners akhirnya membukukan kemenangan pertamanya saat menang 2-0 atas Liverpool akhir pekan lalu.

Kemenangan itu disebut Per Mertesacker telah memberi rasa percaya diri bagi Arsenal. Karena itu, dia menyatakan bahwa timnya kini siap menghadapi tantangan yang akan datang di bulan September.

Di bulan September, Arsenal akan menjalani laga-laga yang tak bisa dibilang enteng. Selain menghadapi Southampton, pasukan Arsene Wenger ini juga akan melakoni big match melawan Manchester City dan Chelsea.

"Kami percaya pada diri kami sendiri, itu yang paling penting dan kami bermain fantastis (melawan Liverpool). Kami harus percaya, karena skuat kami sudah mengalami banyak perubahan dan beberapa pemain penting hengkang," ujar Mertesacker di situs resmi klub.

"Sekarang kami harus fokus pada kekuatan kami dan itu penting untuk beberapa pekan ke depan, untuk tetap dekat dengan papan atas liga," lanjut.

"Banyak tantangan akan datang setelah jeda internasional tapi kami tak sabar untuk menghadapinya karena kami penuh rasa percaya diri. Kami menunjukkannya saat melawan Liverpool," tutupnya.

London - Tak sekali dua kali Arsene Wenger mendapat teriakan olok-olok dari suporter lawan sepanjang 16 tahun melatih Arsenal. Apakah ia gentar dengan itu semua? The Professor menjawab tegas, tidak.

Markas Tottenham Hotspur, White Hart Lane, dan kandang Stoke City, Britannia Stadium, disebut Wenger sebagai tempat-tempat di mana ia pernah mendapat olok-olok. Presiden Arsenal, Peter Hill-Wood, bahkan menyebut para suporter yang terus menyerang Wenger dengan sebutan 'menjijikkan'.

Tetapi Wenger tak peduli dengan hal tersebut. Meski tak menyukainya, pelatih 62 tahun tersebut merasa lebih baik fokus pada pertandingan daripada meladeni ulah para suporter seperti itu.

"Saya pribadi tak menyukai olok-olok suporter lawan, tetapi saya tak pernah takut. Ketika anda menjadi manajer. anda harus fokus pada pertandingan, bukan omongan suporter kepada anda," tukasnya di Soccernet.

Perjalanan waktu disebut Wenger telah mengajarkannya untuk tidak mempedulikan apa yang terjadi di tribun penonton dan fokus dengan apa yang ada di atas lapangan.

"Percayalah, jika saya menanggapi komentar-komentar suporter lawan dalam 15 tahun lebih masa kepelatihan saya, sejak dulu saya sudah keluar dari sepakbola Inggris."

"Seiring berjalannya waktu, anda akan kebal dengan sendirinya dengan komentar-komentar tersebut. Setiap orang bisa saja berperilaku tidak sopan terhadap orang lain, tetapi anda tak boleh terpengaruh," tuntasnya.
London - Sampai pekan ketiga Premier League, Arsenal jadi satu-satunya tim yang belum pernah kebobolan. Untuk pencapaian itu, pujian pantas dialamatkan kepada Steve Bould.

Bould bukanlah orang baru untuk Arsenal. Dia pernah memperkuat The Gunners dari tahun 1988 hingga 1999. Dia adalah bagian dari barisan pertahanan kuat Arsenal yang sempat diisi oleh Tony Adams, Nigel Winterburn, Lee Dixon, Martin Keown, dan dirinya sendiri.

Kini, Bould kembali ke Arsenal dan menjadi asisten Arsene Wenger, menggantikan Pat Rice yang pensiun.

Dari bocoran Thomas Vermaelen, kedatangan Bould yang mantan bek tengah itu sangat membantu barisan pertahanan Arsenal. Vermaelen mengungkapkan, dirinya dan rekan-rekannya kini banyak berlatih untuk bertahan dengan benar dan tiga clean sheet di awal musim adalah hasilnya.

"Dia sekarang sudah jadi asisten manajer kami. Dia punya banyak sekali pengalaman bersama Arsenal."

"Kami bekerja keras melatih cara kami bertahan dan Anda bisa melihat itu dari tiga clean sheet yang kami dapat," ucap bek asal Belgia itu di Sky Sports.

Selama memperkuat Arsenal, Bould pernah tiga kali merasakan gelar juara Liga Inggris, yakni pada 1989, 1991, dan 1998. Dia juga jadi bagian Arsenal ketika meraih double winner pada 1997/1998.

sumber: detik